hidup ini seperti membuat sebuah karya seni. proses pembuatan karya seni, sesuai ilmu yang saya dapatkan waktu saya SMA dengan bimbingan dari Bpk Swiss Hizkia Sembiring, ada lima langkah.
- imajinasi. semua hasil dari kary seni berasal dari mimpi. banyak karya, selain karya seni berasal dari mimpi. lihat saja pesawat terbang. dulu orang-orang hanya bisa bermimpi bisa terbang seperti burung. kini, faktanya manusia bisa terbang dengan bantuan pesawat terbang.
- ketika sudah bermimpi, baru berinspirasi. jadi banyak orang salah kaprah kalau berbicara mencari inspirasi, karena inspirasi baru datang kalau sudah memiliki mimpi.
- kalau sudah bermimpi, berinspirasi, langkah ketiga adalah menggali ide dari inspirasi yang ada.
- setelah memiliki ide, harus dikonsep. kesalahan kita selama ini adalah tidak ada dokumen tertulis dari ide-ide kita. sehingga, ketika kita membutuhkan, atau orang lain yang berkompenten membutuhkan, tidak ada dokumen yang dapat membantu.
- sebuah konsep belum dapat disebut karya (seni), maka harus dinyatakan dengan karya (seni) sesuai dengan mimpi.
bila karya seni bermula dari imajinasi yang awalnya mimpi, lalu agama bermula dari sabda yang diturunkan karena Kasih Sayang-nya Tuhan pada manusia. Demikian keduanya mungkin sama-sama bertugas untuk memanusiakan manusia.
menciptakan hidup di sini hanya pada tataran yang dilakukan makhluk. kalau berkaitan dengan penciptaan makhluk oleh Sang Khaliq, wallahu a’lam.
tentu saja, lima tahapan itu harus dilandasi oleh aturan yang telah ditetapkan oleh agama. kalau tidak, justru hanya akan menghancurkan hidup.