Simbolisasi dalam Serial Anak

sedikit mengingat apa yang disampaikan salah seorang pemateri (maaf kalau ternyata ga sengaja berbeda dari versi aslinya ya pak…) dalam stadium general jurusan teknik industri 2006, serial anak jepang yang ada di tv kita mengandung simbolisasi.
ambil dua contoh saja, doraemon dan dragon ball.

dalam serial doraemon, nobita diibaratkan sebagai negara Indonesia. ia selalu ceroboh dan tidak disiplin. ia tidak pernah bisa berbuat apa-apa tanpa adanya doraemon, si robot kucing. doraemon diibaratkan teknologi yang ada di jepang. sedikit-sedikit nobita minta bantuan kepada doraemon, dan sedikit-sedikit merengek. tapi, si nobita dalam keadaan yang amat sangat terdesak sekali, ia bisa berbuat luar biasa, bisa menyatukan dan melerai pertengkaran yang ada di sekitarnya. seperti di film-film doraemon, nobita selalu menjadi pahlawan.
kemudian, si suneo diibaratkan sebagai negara borjuis eropa. sedikit-sedikit pamer harta, sedikit-sedikit mengandalkan uang. ia selalu pamer kepada nobita yang bisa dibilang “miskin” (tapi Indonesia bukan negara miskin lho). lalu si takeshi giant diibaratkan sebagai negara adidaya amerika. ia tak ada apa-apanya kecuali mengandalkan kekuatannya. bahkan ia bisa mengendalikan suneo yang notabene lebih kaya daripada dia. pokoknya sedikit marah pukul, seperti negara obama sedikit marah langsung lempar bom. terus sizuka ibarat apa ya…??? aku juga bingung. dulu ga tahu, sekarang lupa… hehehe…

bagaimana dengan serial dragonball?
perhatikan saja lirik soundtrack versi indonesia-nya.
………
cahaya cinta perlahan menyilaukan
itulah mimpi dikehidupan kedua
mimpi itu dari mana datangnya
jawabnya ada diujung langit
kita kesana dengan seorang anak
anak yang tangkas dan juga pemberani
………

mimpi kehidupan kedua dapat berarti setiap keberhasilan maupun kegagalan masih ada harapan di hari kemudian. dan itu berada di ujung langit, di tempat yang jauh. harapan yang jauh itu tidak bisa kita peroleh tanpa adanya ketangkasan dan keberanian. ketangkasan ini berkaitan dengan ilmu yang memadai, kemampuan yang mumpuni, bekal-bekal yang disiapkan lebih dulu. keberanian berkaitan dengan kemauan untuk meraih harapan itu. dan bagi kita, ditambah dengan doa.

jadi, kalau dulu kita menonton hanya sekedar untuk hiburan, saatnya kita mengambil pelajaran dari dalamnya.

Terima kasih karena udah menyempatkan membaca. Silakan jika berkenan dilanjutkan dengan memberikan komentar... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s