kisah setahun lalu, 17 km dari puncak merapi

kinah rejo pasca erupsi merapi

secara kalender masehi, hari ini 26 oktober 2011, tepat setahun peristiwa meletusnya gunung merapi untuk pertama kali (karena letusan besar ada tiga kali). waktu itu letusan menyebabkan awan panas dan memakan korban termasuk salah satunya adalah juru kunci merapi, mbah maridjan. di sini, di tahun itu, 17 km dari puncak merapi masih belum percaya bahwa merapi telah meletus dan justru kurang bahkan tidak ada informasi tentang itu. konyol memang, tapi itulah yang terjadi.

seperti sore tadi, sore itu langit begitu gelapnya, bahkan pada sore itu sekitar jam setengah 5 sangat gelap seperti akan terjadi hujan yang begitu lebat. tapi kenapa mendung yang demikian tidak terjadi hujan? bahkan hingga satu jam tidak hujan juga? sampai maghrib pun tidak hujan. seperti biasa, ketika terjadi hujan lebat, hp ku matikan. maklumlah di kampung dengan banyak pepohonan di kanan-kiri, menghindari sambaran petir ke signal hp. sore itu hp semua ku matikan, ba’da maghrib baru ku nyalakan lagi. seketika itu juga beberapa teman menanyakan kabarku. dengan santainya telepon dan sms ku jawab kalau keadaan di sini baik-baik saja. baru ba’da isya kakakku telepon tentang keadaan di sini. dari dia ku baru tahu kalau merapi baru saja meletus. langsung ku nyalakan tv, benar juga kalau merapi telah meletus.

beberapa hari kemudian, 5 November 2010, terjadi letusan terbesar dan kata orang-orang tua, itu adalah letusan terbesar yang pernah mereka tahu. letusan itu menyebabkan awan panas yang meluncur hingga 17 km mengikuti aliraan sungai gendol. jika dihitung, jarak kampungku hingga punck merapi juga 17 km tapi lebih dekat dengan sungai krasak. akibatnya, ikut ngungsi deh… hingga 19 november 2010.

kini kejadiannya udah setahun, urusan masih banyak. pengungsi (di huntara) belum hidup “normal”, sungai-sungai juga masih siap mengantarkan material-material vulkanik, jembatan masih belum selesai bahkan beberapa juga siap hanyut “lagi”.

Terima kasih karena udah menyempatkan membaca. Silakan jika berkenan dilanjutkan dengan memberikan komentar... ^_^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s