siapa yang tidak kenal dua politikus ini. Ruhut Sitompul dan Marzuki Alie. dua orang yang bisa dibilang sangat dibenci oleh masyarakat Indonesia (selain presiden kita SBY tentunya). aku sangat muak melihat dan mendengar nama dua orang ini. bahkan waktu posting tulisan ini rasanya ingin muntah. kenapa? kita semua sudah tahu lah mengapa.
1. Marzuki Alie
seorang anggota DPR dari partainya pak beye (maaf sebelumnya pernah salah tulis). pimpinan DPR yang katanya mewakili aspirasi rakyat, tapi selalu menjatuhkan amanah rakyat. berkali-kali orang ini menjelek-jelekkan dan menghina rakyat. karena dia sudah menghina, sudah sepantasnya kita balik menghinanya.
orang ini sangatlah tidak pro rakyat. kita ingat kasus pembangunan gedung baru DPR, semua tahu pada awalnya dialah yang memunculkannya bahkan dia yang getol memperjuangkan “harus gedung baru” bahkan kala itu dia pernah mengatakan “rakyat tidak bisa memahami hal ini, hal ini hanya bisa dimengerti oleh kaum intelek”. sombong sekali dia.
mungkin dia adalah representasi dari anggota dewan yang tidak pro rakyat, hanya pro kekuasaan dan kekayaan yang bisa didapatkan dengan cara “aji mumpung”. sungguh pantas jika kemarin ada tiga mahasiswa di dalam gedung DPR meneriakkan namanya agar ia mudur dari kursi dewan, terutama dari pimpinan DPR.
seorang orang politisi dari partai demokrat, partainya pak beye. dia sebelum tenar menjadi anggota DPR adalah seorang artis. dia beberapa tahun lalu selalu berkoar-koar tentang partainya, tentang presiden, tentang DPR. sejak masuk gedung DPR (ga tahu sebelumya), dia bertipikal penjilat, selalu memuja-muja apapun yang dilakukan oleh presiden.
lalu apakah masyarakat Indonesia bertipe penjilat? TIDAK. jadi dia tidak pantas merepresentasikan amanah rakyat. bahkan seperti marzuki alie, dia tidak jarang menjelek-jelekkan dan menghina rakyat. apakah itu pantas dilakukan oleh yang mereka sebut “anggota dewan yang terhormat”?
dua orang ini menurut saya adalah representasi dari partai politik masing-masing, bukan perwakilan dari rakyat. jadi sebutannya DPP aja. dewan perwakilan partai. rakyat tidak membutuhkan mereka, tapi mereka membutuhkan rakyat karena mereka digaji dari uang rakyat. seharusnya, DPR dan rakyat saling membutuhkan, tapi tidak berlaku bagi mereka. jadi sangat pantas jika mereka berdua segera keluar dari gedung milik rakyat.
mungkin selesainya tulisan ini diposting (semoga mereka berdua membaca), depan rumah sudah ada pasukan pengaman yang mau menangkap aku (sebagaimana yang dialami ibu prita) atau malahan sekumpulan preman yang siap menghadang buat menghajar, aku tak peduli…
kapan-kapan aku tambah deh tulisannya
sumber gambar:
1. http://www.marzukialie.com/
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Ruhut_Sitompul
3. setiap nama aku kasih link twitter mereka (semoga aja asli)
Daftarnya pasti panjang sekali…..
meski panjang, isinya daftar hitam semua…
hadeh….
MA itu dari Demokrat serumah sama Ruhut, bukan beringin, bro
o iya ya…
trima kasih udah dikoreksi….